Sabtu, 21 Maret 2015

Tutorial membuat Brosur dengan Ms. Publisher dan CorelDraw x5

Apa yang dimaksud dengan "brosur"?
                Brosur adalah salah satu cara terbaik untuk mempresentasikan perusahaan Anda. Ada tri-fold brosur (brosur lipat tiga) yang digunakan untuk mengiklankan produk baru atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan Anda, atau ada brosur bi-fold folder (brosur lipat dua) yang digunakan untuk mempresentasikan proyek perusahaan Anda di luar atau di dalamnya.
                Ada banyak contoh dan jenis brosur yang berbeda, dan setiap jenis memiliki cara berbeda untuk dirancang. Desain brosur bi-fold yang dipergunakan untuk mempresentasikan proyek-proyek perusahaan Anda untuk penggunaan internal akan berbeda bila dibandingkan untuk penggunaan eksternal.
                Sebagai contoh, jika perusahaan Anda ingin melakukan promosi peluncuran sebuah produk baru dan memutuskan untuk memiliki brosur yang dirancang untuk peluncuran ini, fungsi yang akan menonjol pada brosur Anda adalah iklan, meskipun brosur ini bisa memiliki informasi tentang produk dan pada saat yang sama waktu mewakili perusahaan Anda.
                Tetapi jika perusahaan Anda menyajikan sebuah proyek untuk eksekutif perusahaan lain, fungsi yang akan muncul pada pandangan pertama dalam brosur ini adalah salah satu identifikasi, yang membuat perusahaan Anda exclusive dan bergengsi.

                Brosur ini sangat penting ketika kita berbicara tentang citra perusahaan Anda. Anda harus mendiskusikan dengan perusahaan desain Anda tentang format brosur terbaik yang akan dipilih, karena pilihan yang menentukan jika Anda ingin perusahaan Anda dapat dengan mudah di identifikasi.

BERIKUT LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT LEAFLET :

1.  Persipkan gambar yang dibutuhkan sebagai bahan membuat brosur nanti.
2. Buka lah Ms. Publisher Anda pada dekstop. Lalu klik “Brochures” untuk membuat brosur seperti gambar dibawah ini.
3. Pilih jenis dan model atau bentuk brosur sesuai keinginan dan kebutuhan Anda. Seperti gambar dibawah ini. 


4. Anda mulai mengatur model dan tata letak gambar pada sheet brosur Anda.


5. jika sheet pertama sudah di atur, maka Anda dapat melanjutkan mengatur model dan tata letak gambar pada sheet kedua pada        brosur Anda. Seperti gambar dibawah ini.


6. Jika ingin mengubah background arahkan kursor Background pada jendela Toolbar > klik kolom Colour, pilih Present > kolom       Present Colour, pilih Desert > lalu kolom Variants, Anda pilih sesuia selera > OK.

SHEET 1 :





SHEET 2 :


7. Untuk meletakkan gambar dibelakang tulisan, berikut adalah caranya :
a) Pertama, pindahkan dulu masing-masing tulisan dengan gambar secara terpisah. Seperti ini :


b) lalu klik gambarnya > klik Bring Foward > letakkan tulisan diatas gambar.
          Inilah hasilnya :


8. Langkah selanjutnya ialah mengatur brosur Anda dari Ms. Publisher ke CorelDraw. Bukalah CorelDraw Graphics Suite X5 Anda pada dekstop. 



9. Klik Blank New Documents > muncul window Create New Document > klik Ok.


10. Saya menggunakan CorelDraw hanya untuk menambahkan hiasan di brosur agar lebih menarik lagi. Disini saya akan     menambahkan hiasan garis.
         a) klik Artistic Media Tool > klik Preset Stroke > pilih model gambar yang diinginkan .


    b) untuk merubah warna gambar klik Fill Tool > pilih Fountain Fill > pada kolom Color Blend, pilih warna yang diinginkan > OK.


      Inilah hasilnya :


c) Lalu klik Pick Tool untuk menetralkan > blog gambarnya, tekan Ctrl+C > Ctrl+V di Ms. Publisher. Maka ini hasilnya  :


Anda tinggal mengatur letak gambar saja yang diinginkan. 

11 ) Untuk membuat dua gambar menjadi satu bentuk. Klik Rectangle Tool dan Ellips Tool letakkan dengan posisi yang berbeda    tapi jarak yang tidak terlalu jauh. Klik Blend Tool antara (a) objek Rectangle Tool dengan (b) objek Ellips Tool.
      Dan inilah hasilnya :


12 ) Lalu berilah warna dengan yang langkah yang sama seperti membuat gambar awal tadi untuk merubah warna gambar klik Fill         Tool > pilih Fountain Fill > pada kolom Color Blend, pilih warna yang diinginkan > OK.

13) Lalu klik Pick Tool > blog gambar > tekan Ctrl+C > pindah ke Ms. Publish tekan Ctrl+V. Atur letak gambar sesuia keinginan. 
    Inilah hasilnya :


Sekian tutorial dari saya. Semoga dapat memberi manfaat bagi teman-teman. 

Kamis, 12 Maret 2015

Tutorial Membuat Sertifikat dengan MailMerge dari Mc. Excel

1. Buka Ms. Excel pada Dekstop Anda sebagai data master Anda untuk memudahkan dalam membuat data dengan banyak alamat, orang yang dituju namun dengan isi sertifikat yang sama.



2. Buat data master dengan format sesuai kebutuhan Anda. 



3. Lalu berikut gambar dibawah ini akan menjelaskan cara mempermudah memberi keterangan pada kolom  Predikat dan kolom Keterangan dengan menggunakan Formula > Logical > IF. Agar Anda dapat lebih efisien.






Jika sudah tarik kursor Anda ke bawah maka hasil dapat seperti ini. 

4. Lalu buka Ms. Publisher pada Desktop Anda untuk memulai membuat sertifikat. 


Lalu jika sudah membuka Ms. Publisher, maka Anda pilih Award Certificates


5.  Pilih model sertifikat sesuai keinginan Anda dan edit kolom pada sertifikat sesuai kebutuhan Anda. Maka akan tampil  seperti ini. Lalu untuk dapat mengirim sertifikat dalam jumlah penerima yang banyak, maka Anda dapat gunakan MailMerge pada kolom Mailings di Ms. Word. Dan berikut adalah cara untuk membuka MailMerge Anda berdasarkan data master Anda di Ms. Excel sebelumnya.


v klik Insert > Pilih Use Exciting List > buka file Ms. Excel Anda sebelumnya > maka akan tampil seperti kolom dibawah ini > klik sheet 1 > klik OK.


Dan akan tampil seperti ini. 




6. Lalu klik Insert Merge Field pada toolbar Mailings. Klik No#_sertifikat yang dituju > Nama > Nilai > Predikat, dll sesuai data master awal Anda. Jika sudah klik Priview Results > lalu klik arah panah ke kanan untuk melihat hasil MailMerge Anda. 



7. Dan hasilnya akan tampak seperti ini.




Selamat mencoba teman. Semoga tutorial dari saya bermanfaat bagi Anda yang sedang belajar membuat sertifikat dengan mudah dan menyenangkan. :)
Goodluck Guyysssss ......... 






Sabtu, 21 Februari 2015

Metamorfosa Kehidupan...

... INDAHNYA LIKA-LIKU KEHIDUPAN KU...

Ani terlahir dari keluarga yang sederhana namun berkecukupan. Dia adalah seorang anak semata wayang di keluarganya. Meskipun begitu Ani tidak pernah di biasakan oleh keluarganya dengan hidup manja. Sejak kecil Ani sudah terbiasa hidup di asuh dengan orang lain, hal ini dikarenakan orang tua Ani sibuk mencari nafkah untuk membesarkan Ani agar guna suatu hari Ani dapat menjadi anak yang berguna bagi masyarakat dan bangsa. Dari kebiasaan itu, Ani saat ini sudah terbiasa hidup mandiri, bertanggungjawab, berbakti kepada orang tua dan peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar. Terkadang dia juga merasakan betapa rindunya kehangatan kebersamaan waktu dengan keluarga yang utuh. Sejak kecil bahkan sejak seusia balita Ani sudah diasuh oleh neneknya. Lalu kemudian saat duduk di bangku sekolah dasar Ani di asuh oleh tantenya di Jakarta, padahal saat itu orang tua Ani berada di Surabaya. Dan hal itu terjadi selama empat tahun lamanya. Sosok Ani yang kecil dan masih polos harus terbiasa hidup keras dan disiplin serta mandiri dengan orang lain. Selama disana Ani hanya dua kali dalam setahun di jenguk oleh ayahnya dan ibunya hanya sekali dalam setahun itu juga saat libur kenaikan kelas saja. Bisa dibayangkan betapa harus tegarnya sosok Ani saat itu dalam kondisi seperti ini. Bila ingin jujur, rasa ketidak nyamanan keadaan di saat itu selalu mengganggu perasaan Ani setiap harinya, sebab Ani sebelumnya tidak begitu dekat bahkan akrab dengan keluarga tantenya ini bahkan Ani belum pernah bertemu sebelumnya. Dan ini lah yang membuat jiwa dan perasaan Ani merasa tertekan karena merasa tidak nyaman dengan lingkungan keluarga yang baru. Yang menjadi alasan utama ayah Ani menitipkan tanggungjawab untuk mengurus Ani adalah masalah ekonomi. Disaat itu memang kondisi perekonomian keluarga Ani sedang tidak stabil dan itulah sebabnya Ani harus belajar mandiri dengan hidup bersama orang lain. Terkadang Ani merasa rindu sekali dengan ayah dan ibunya, ingin sekali rasanya diajak pergi bermain dan tidur ditemani seperti layaknya kehidupan anak-anak yang lainnya. Namun Ani segera tersadar bahwa ia tidak akan mudah merubah nasibnya sesuai dengan keinginannya. Disaat Ani sedang merasa bosan dengan rutinitasnya dan rasa rindu yang begitu dalam dengan ibunya, ia selalu duduk termenung diatas loteng rumah tantenya sambil menatap langit yang indah. Didalam hatinya selalu berharap ”Kapankah ibu akan segera datang menyusulku dan membawa ku pulang kembali bersamanya Tuhan ? jujur aku sudah sangat rindu pelukannya yang hanta. Sampai kapan aku harus disini dan jauh dari keluarga yang selalu menyayangiku”.  
Dan akhirnya empat tahun berselang, ayah Ani datang untuk menjemputnya. Betapa bahagianya perasaannya saat itu. Lalu kehidupan Ani kembali seperti harapannya selama ini.
            Ani kecil kini telah beranjak remaja, ia duduk di bangku sekolah menengah pertama di kota Sidoarjo yang terkenal dengan sebutan kota udang itu. Ia bersekolah bernafaskan islami. Dan inilah yang merubah kebiasaan serta perilaku Ani menjadi lebih baik lagi baik dalam keseharian maupun tingkat keimanannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Lambat laun Ani yang telah beranjak remaja kini sudah belajar berhijab baik di sekolah karena tuntutan peraturan tata tertib maupun dalam kesehariannya. Meskipun dalam kesehariannya Ani yang masih labil dengan mengenakan hijabnya, namun ia selalu berusaha untuk terus belajar menutup auratnya dengan selalu berusaha membiasakan diri berhijab kemana pun ia pergi. Menurut  Ani seorang wanita muslimah yang baru belajar mengenakan hijab adalah hal tersulit dalam perubahan hidupnya. Mengapa ? sebab Ani merasa begitu banyak tantangan yang ia hadapi dalam perubahan dirinya ini. Contohnya saja keluarga Ani sendiri menolak perubahan itu dan berkata ”Untuk apa kamu mengenakan hijab dalam sehari-hari jika tidak dilingkungan sekolah saja ? Apa kamu tidak takut ketinggalan zaman anak remaja jika berhijab seperti ini ? Coba kamu pikir-pikir lagi” kata salah seorang keluarganya. Sejak saat itu Ani merasa dilema untuk merubah dirinya dengan hijabnya itu. Siang hari di dalam kelas seorang guru agama mengatakan salah satu ayat Allah SWT dalam al-qur’an yang menerangkan bahwa, sudah diwajibkan seorang muslimah untuk menutup auratnya dari ujung rambut hingga ujung kaki dan hanya wajah serta telapak tangan saja yang boleh terlihat. Dan barang siapa yang menutup auratnya maka Allah SWT akan melindunginya dari api neraka serta akan meringankan beban dosa ayahnya sebagai penanggungjawab atas perilaku anak dan keluarganya di ahirat kelak. Dari penegasan ayat itu, Ani semakin memantapkan dirinya untuk mengenakan hijab dimana pun, kapanpun dan dengan siapapun ia pergi. Selang beberapa tahun kemudian, ia kini semakin percaya diri dengan hijabnya. Bahkan jika ia pergi sebentar saja dari rumahnya tanpa behijab, ia merasa ada sesuatu yang kurang dalam dirinya.

            Dan Ani tumbuh semakin menjadi dewasa. Ia menjadi seorang mahasiswi. Saat ini ia tengah melanjutkan studinya di perguruan tinggi  Universitas Negeri Surabaya dan mengampuh S1 pendidikan administrasi perkantoran sejak 2013 lalu. Selama di perguruan tinggi inilah ia mendapatkan banyak pengalaman baru  mulai dari belajar adaptasi dengan teman-teman yang memiliki karakter berbeda hingga unik namun selalu membuat rindu akan tawa riang mereka. Belajar memahami keadaan kampus yang serba mandiri tidak seperti semasa di SMA dulu yang senang bersantai-santai bahkan menganggap sepele tugas dari guru. Tapi kini sudah jauh berbeda kehidupan antara seorang pelajar dengan seorang mahasiswa, seakan-akan semua permasalahan dan tanggungjawab benar-benar harus dihadapi seorang diri jika ingin berhasil dan sukses baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun pendidikan. Sudah sewajarnya seorang mahasiswa kini harus berani melakukan hal baru namun positif seperti berani berkarya, bekerja ikut orang lain agar memiliki mental saat bekerja setelah lulus kuliah. Tapi jujur saja, semakin lama menjalani kuliah rasa malas untuk masuk kuliah kerap sekali dirasakan oleh Ani. Sempat beberapa semester Ani merasa terpuruk untuk melanjutkan kuliahnya karena ada beberapa faktor baik internal maupun eksternal, namun Ani berfikir dan berprinsip bahwa jika sekarang saja di masa mudanya sudah merasa bosan untuk belajar dan berjuang untuk masa depannya bagaimana bisa di masa depan Ani dapat merasakan indahnya kesuksesan dalam berkarir di masa muda. Semenjak itu pun Ani mulai bangkit dan menata kembali masa depannya dengan penuh semangat dan tidak mudah pantang menyerah walaupun selalu ada saja hambatan dan rintangan dalam mengarungi perjalanan hidup ini.